DRUPADI

WANITA DENGAN BERBAGAI PEMUJAAN

Karena engkau menginginkan mempunyai suami yang berguna (berkepandaian) ilmu dharma, keberanian, kekuatan, berpengetahuan dan sopan santun, maka kelak pada penjelmaanmu yang berikutnya engkau akan bersuamikan lima orang lelaki, dan karena kulit tubuhmu berwarna hitam, engkau bernama Pancali atau Dewi Kresna. “Kata Hyang Cangkara”. Read the rest of this entry »

BAGELEN

NYAI RATU BAGELEN MENINGGAL KARENA KENAKALAN SEEKOR PEDET

Oleh : Ki Asman Budi Prayitno

Merasa terganggu oleh payudara kanannya yang panjangnya hampir 60cm itu, maka Nyi Ageng Bagelen yang sedang menampi kedelai menyampirkan payudara panjangnya itu kepunggungnya. Tanpa diduga seekor pedet menyedotnya menyebabkan Nyi Ageng Bagelen jatuh pingsan, kemudian sakit dan akhirnya meninggal dunia. Read the rest of this entry »

DEWI DRUPADI

DEWI DRUPADI
Cermin Istri Yang Sangat Mencintai Suaminya

oleh : Ki H. Manteb Soedarsono

Karena dianggap isi kerajaan, Dewi Drupadi dipermalukan didepan orang banyak, sampai pakaiannya dilepasi semua oleh Dursasana, akan tetapi Pakaian Dewi Drupadi tidak habis-habis, sampai Dursasana bosan sendiri.
Read the rest of this entry »

MAKAM NYI RATU AGUNG BAGELEN

MAKAM NYI RATU AGUNG BAGELEN MEMBAWA BERKAH UNTUK PEZIARAH

Oleh : Ki Asman Budi Prayitno

Di daerah Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah bagian selatan ada peninggalan sejarah yang disebut kerajaan Bagelen. Kerajaan Bagelen ini dahulunya bernama Kerajaan Mataram Purba, yang hingga kini masih banyak peninggalan sejarahnya yang tersebar hampir di seluruh Jawa Tengah bahkan sampai ke JawaTimur.
Read the rest of this entry »

MEMAKNAI HIDUP YANG PENUH RESIKO

MEMAKNAI HIDUP YANG PENUH RESIKO

Jika seorang berani memproklamirkan dirinya sebagai seorang dalang, dia tak hanya di tuntut piawai memainkan wayang. Akan tetapi dia harus betul-betul multi kompleks dalam segi ilmu, khususnya ilmu agama. Read the rest of this entry »

PERSIAPAN DAN PERLENGKAPAN DALANG UNTUK MENUJU PENTAS

PERSIAPAN DAN PERLENGKAPAN DALANG UNTUK MENUJU PENTAS

Oleh : Ki Asman Budi Prayitno

Apabila kita berbicara tentang Dalang, tentunya kita akan berpendapat dengan beranggapan bahwa dalang adalah pelaku titik awal dari salah satu sumber yang merupakan faktor utama terjadinya suatu hasil aktifitas atau tragedi yang identik dengan seni budaya dalam dunia pewayangan. Melalui rubik ini penulis sengaja mencoba untuk menguraikan tentang profesi seorang dalang yang berkecimpung di dunia pewayangan.
Read the rest of this entry »

DRUPADI

DRUPADI
Sosok Istri Setia Dan Mulia

Penderitaan hidup dan siksaan batin terberat yang pernah dialami Drupadi ialah ketika Puntadewa kalah bermain dadu dengan Kurawa. Ia dihina dan hendak ditelanjangi Dusasana, namun selamat berkat pertolongan Batara Darma karena kain Drupadi tidak habis-habisnya ditarik oleh Dursasana. Read the rest of this entry »

Pentas Tujuh Dalang

PENTAS TUJUH DALANG
Dalang Cilik

Sore itu saptu 7 Juni lalu, para pengunjung Pekan Produk Budaya Indonesia 2008, mendapat suguhan hiburan yang sangat menarik berupa pentas tujuh dalang cilik dan remaja bertempat Cendrawasih Room, Jakarta Convention Center. Ketujuh dalang tersebut adalah Dio Maulana Akhirwan, Danan wisnu Pratama, Yustanza Rojali, Sigit, Bimo Maharani, Bimo Sinung Widagdo, dan Arka Rachmantia. Tak hanya yang terdiri dari anak-anak dan remaja, para penabuh gamelan dan pesindennya pun sama. Mereka adalah siswa-siswi Lab School Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang masih duduk di bangku SD, SMP, dan SMU. Read the rest of this entry »

BEDUG TERBESAR DI DUNIA

BEDUG TERBESAR DI DUNIA
Di Masjid Agung Darul Mustaqiem Purworejo

Ada sebuah pameo: “Bila ingin melihat bedug terbesar di dunia datanglah ke kota Purworejo.” Pameo tersebut memang benar. Di dalam Masjid Agung Darul Mustaqiem Purworejo yang lokasinya terletak di sebelah barat alun-alun kota, terdapat sebuah bedug yang sangat besar dan memiliki nilai sejarah yang ada kaitannya dengan keberadaan kota Purworejo. Bedug yang diyakini sebagai bedug terbesar di dunia ini, dibuat pada tahun 1762 Jawa atau 1834 M. atas perintah Bupati Purworejo, Tjokronegoro I, yang makamnya di Desa Bulus, Kecamatan Gebang, kabupaten Purworejo. Read the rest of this entry »

RADEN RANGGA

LEGALITAS HUBUNGAN NYAI RARA KIDUL DENGAN PANEBAHAN SENAPATI
Di Randulawang dalam suatu tarian perang, Adipati Tuban menyuruh bawahannya menyerang Raden Rangga, tetapi mereka tidak berhasil melukainya. Ketika Raden Rangga membalas, dengan kepalan tangan saja dihancurkan kelapa seorang prajurit Tuban. Menyebabkan Pangeran Banawa dan Adipati Tuban pergi tanpa pamit. Read the rest of this entry »